Mengeksplorasi Keindahan Pantai Toka Kecil : Pilih Jalan Darat atau Laut ?


Keceriaan Bermain di Pantai Toka Kecil  (Taken by: Guru Pulau Tagulandang)

          Sejak dulu hingga sekarang, pantai selalu saja menjadi destinasi favorit dalam berlibur. Banyak orang memilih menyegarkan badan dan pikiran dengan menghabiskan waktu di pantai. Selain itu, pantai banyak dipilih karena kealamiannya, dibanding  taman hiburan buatan manusia. Di pantai kita bisa berpijak pasir yang halus, mendengar riang debur ombak, dan  batu yang membisu.

Deskripsi pantai di atas hanya bisa kita temui jika pantai masih tidak ramai terjamah manusia. Susah-susah gampang menemukan pantai seperti ini. Tapi, jika kita berkunjung ke Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), maka akan banyak pantai indah yang belum banyak dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Toka Kecil. Pantai ini terletak di ujung utara Pulau Tagulandang, tepatnya di daerah Kecamatan Tagulandang Utara.

Pantai Toka Kecil masih sepi pengunjung. Hanya anak-anak muda sekitar Pulau Tagulandang yang datang. Bahkan di lingkup warga Kabupaten Sitaro, nama pantai ini masih terdengar asing. Dua kali datang ke pantai ini dengan beberapa teman, selalu saja tidak ada orang lain selain rombongan kami. Sehingga terasa seperti pantai ini milik pribadi.

                Pasir di pantai ini berwarna putih, sekitarnya dikelilingi pohon-pohon berakar yang menyentuh bebatuan besar. Suasananya asri dan kita tidak akan menemukan sampah plastik di sini. Hanya beberapa daun-daun coklat berguguran di atas pasir. Di tempat ini kita akan betah bermain air berlama-lama. Karena airnya tidak dingin, namun sedikit hangat. Selain itu, mudah sekali menemukan ikan di sekitar pantai saat gelombang laut tidak begitu kencang.  Biasanya, pengunjung akan menangkap ikan dan langsung membakarnya di tempat. Menikmati ikan bakar hasil tangkapan sendiri ditemani suasana alam yang memukau. Humm,, sungguh menyenangkan.

Indahnya Pohon-Pohon Berakar Terpadu Batu-Batuan Besar (Taken by : Isnaeti Togelang)

Untuk bisa mencapai tempat ini bisa dilakukan dengan dua jalur. Pertama dengan jalur darat, dan kedua dengan jalur laut. Meski begitu, saat menempuh salah satu dari dua jalan itu kita tetap akan mendapatkan pengalaman melihat keindahan alam yang luar biasa. Menuju tempat ini, tentunya kita harus mencapai Pulau Tagulandang dahulu. (Rute dari Kota Manado ke Pulau Tagulandang bisa di baca di Indahnya Sketsa Pagi dan Perpaduan 3 Keindahan Alam  di Dermaga Tagulandang. Setelah sampai di dermaga Pulau Tagulandang, kita menuju lokasi di Kecamatan Tagulandang Utara dengan naik Oto (mobil pribadi warga yang digunakan sebagai angkutan umum; 10.000). Atau bisa juga dengan naik ojek (35.000-50.000). Setelah itu, barulah kita memilih akan menggunakan jalur darat atau jalur laut.

# Jalur Darat

Jika memilih jalur darat, maka mintalah berhenti di jalan terdekat dengan setapak menuju pantai. Akan lebih baik jika ada warga asli pulau yang menemani, agar tidak tersesat. Selanjutnya sepanjang perjalanan kita akan naik turun beberapa bukit. Bukit-bukit banyak dihiasi ilalang yang berjajar rapi, pohon, bebatuan, dan semilir angin. Dari bukit ini kita bisa melihat laut di kejauhan, hijau pohon di sekitar, dan indahnya biru langit yang mempesona. Untuk menikmati itu semua, berhentilah sejenak dan jangan melihat sekitar sembari tetap berjalan. Karena di balik hamparan ilalang, biasanya terselip bebatuan yang agak licin.



Pemandangan Menuju Pantai Toka Kecil dengan Jalan Darat (Taken by: Slamet Sutikno)

Sebelum akhirnya tiba di pantai, kita akan menuruni jalan serupa jurang yang sangat curam. Karena tidak terdapat jalan khusus yang di buat untuk para pengunjung. Maka kita bisa berpegangan pada akar-akar pohon yang menjuntai sepanjang jalanan. Dan, ini merupakan masa-masa tersulit dalam perjalanan. Tentunya, setelah tahap ini maka sampailah kita di Pantai Toka Kecil. Akan lebih baik jika kita bekal. Untuk mengganti energi yang habis saat perjalanan.

#Jalur Laut

Jalur laut bisa dipilih jika kita tergolong orang yang malas berjalan kaki, atau sedang ingin menikmati lautan lepas. Bisa juga sepanjang perjalanan sambil memancing ikan. Kita bisa menaiki perahu ketinting yang bisa ditemukan di Pelabuhan Minanga. Kelebihan menaiki perahu adalah pada efektivitas waktu dan menghemat energi. Selain itu, dari perahu kita bisa melihat ekosistem di bawah laut, termasuk ikan yang lalu lalang. Dan entah mengapa sensasi memegang air laut dari perahu, di tengah lautan luas sangat menyenangkan.


Pemandangan Sepanjang Perjalanan Menuju Pantai dengan Perahu Ketinting

Namun, ada hal yang hal-hal yang wajib diperhatikan sebelum menaiki perahu. Pertama, minta pemilik perahu mengecek mesin perahu sebelum berangkat. Jika dirasa oke, maka selanjutnya ingatkan pemilik perahu untuk membawa peralatan pendukung (untuk berjaga-jaga). Kedua, selalu bawalah pelampung. Bisa atau tidak bisa berenang, pelampung harus tetap ada. Karena arus di lautan sangat kuat. Ketiga, jangan lupa berdoa sebelum, selama, dan sesudah perjalanan. Karena, kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Bisa saja saat dipersiapkan semuanya terlihat lancar. Tapi, di tengah perjalanan kita tidak bisa menduga. Seperti saat itu, ketika perahu yang kami tumpangi mesinnya tiba-tiba mati saat perjalanan. Gelombang laut pun cukup kencang, dan usaha mendayung sia-sia. Akhirnya, saya dan rombongan terkatung-katung di laut selama 1,5 jam lamanya. Sampai, gelombang laut tenang dan kami bisa pulang dengan selamat.

Entah jalur laut atau jalur darat yang kita pilih, tetap saja kita akan menemui keindahan sepanjang perjalanan. Dan tentunya kepuasan hati setelah tiba di Pantai Toka Kecil. Penasaran !??? Silahkan dicoba sensasinya. Salam Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia.

Comments